TAJUK1.ID – Rencana pembangunan perguruan tinggi di Kota Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, kembali menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong belum memberikan respons resmi atas usulan pendiriannya.
Pengurus Pusat Kerukunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Lolak (PP-KPMKL) menilai kehadiran perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memperkuat ekosistem riset di daerah.
Tanpa kampus di wilayah sendiri, generasi muda Lolak dinilai harus menempuh pendidikan di luar daerah sehingga potensi lokal sulit dimaksimalkan.
PP-KPMKL telah mengajukan permohonan audiensi kepada Bupati Bolaang Mongondow guna membahas rencana pembangunan perguruan tinggi tersebut. Namun, hingga kini organisasi itu mengaku belum menerima tanggapan dari pemerintah daerah.
“Kami berharap pemerintah membuka ruang dialog konstruktif dengan masyarakat, khususnya pemuda dan akademisi, agar pembangunan perguruan tinggi dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” kata Sekretaris Jenderal PP-KPMKL, Sugi Paputungan. Kamis 27/11/25
Menurut PP-KPMKL, Kota Lolak memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat pendidikan karena didukung infrastruktur dan lokasi yang strategis. Kehadiran perguruan tinggi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan inovasi lokal.
Organisasi tersebut menegaskan bahwa pembangunan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM dan masa depan daerah.
PP-KPMKL berharap pemerintah daerah segera merespons aspirasi masyarakat agar Kabupaten Bolaang Mongondow tidak tertinggal dalam pembangunan regional maupun nasional.
Sementara itu, PP-KPMKL melalui pernyataan yang disampaikan Fahriansyah Tohis, Pengurus KPMKL Cabang Gorontalo, meminta pemerintah membuka dialog, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan mulai mewujudkan pembangunan perguruan tinggi sebagai upaya peningkatan kualitas generasi muda Bolmong.












