Pohuwato

BJA Group Setor PSDH dan Dana Reboisasi Rp150 Miliar, Serap 1.400 Tenaga Kerja Lokal

×

BJA Group Setor PSDH dan Dana Reboisasi Rp150 Miliar, Serap 1.400 Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini

TAJUKSATU.ID POHUWATO – BJA Group menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembayaran pajak, retribusi, serta penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.

Direktur PT Biomasa Jaya Abadi (BJA), Zunaidi, mengatakan perusahaan terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui berbagai kewajiban yang dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga Mei 2026, melalui PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL) dan PT Inti Global Laksana (IGL), BJA Group telah menyetorkan Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) sebesar Rp33,76 miliar.

Baca juga  Citra Kepolisian Dipertaruhkan, Oknum Densus Inisial DJ Disebut Terlibat Tambang Ilegal

Selain itu, perusahaan juga membayar Dana Reboisasi (DR) dengan total nilai mencapai Rp116,91 miliar.

“BJA Group selalu taat terhadap pembayaran PNBP dan berbagai kewajiban lainnya sesuai aturan yang berlaku,” ujar Zunaidi.

Selain kontribusi terhadap penerimaan negara, perusahaan juga menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di wilayah operasionalnya.

Hingga Mei 2026, jumlah karyawan BJA Group mencapai lebih dari 1.400 orang, dengan sekitar 84 persen berasal dari Pohuwato dan Gorontalo.

Zunaidi menuturkan seluruh karyawan telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja.

Baca juga  Terkuak, Sederet Nama di Duga Pelaku PETI Bulangita Pohuwato

“Kehadiran perusahaan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi di daerah,” katanya.

BJA Group juga memastikan seluruh kendaraan operasional perusahaan menggunakan pelat nomor Kabupaten Pohuwato sehingga pembayaran pajak kendaraan bermotor masuk ke daerah tersebut.

Di bidang lingkungan, perusahaan mengklaim terus mengembangkan industri energi terbarukan berbasis biomassa.

Hingga 12 Juni 2026, BJA Group telah menanam lebih dari 25,7 juta pohon gamal pada lahan seluas sekitar 5.000 hektare.

Baca juga  Rumah Warga Desa Teratai Pohuwato Terendam Banjir Diduga Akibat Aktivitas PETI

Menurut Zunaidi, program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun industri energi terbarukan yang berkelanjutan dan bebas deforestasi.

“Perusahaan akan terus berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah. Kami berharap dukungan serta kerja sama semua pihak untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Panitia Khusus Pajak dan Retribusi DPRD Pohuwato menggelar rapat evaluasi bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan manajemen BJA Group untuk membahas kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak dan retribusi daerah.

Dalam forum tersebut, sejumlah catatan terkait kewajiban perusahaan menjadi perhatian pansus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *