Headline

Bantu Warga Hadapi Karhutla, PT BMI Buka Akses Jalan ke Perkebunan Cengkih Tikong-Nunu

×

Bantu Warga Hadapi Karhutla, PT BMI Buka Akses Jalan ke Perkebunan Cengkih Tikong-Nunu

Sebarkan artikel ini

TAJUKSATU.ID -PT Bintani Mega Indah (BMI) mulai mengerjakan pembukaan akses jalan menuju kawasan perkebunan cengkih milik masyarakat Desa Tikong, Nunu, dan sekitarnya, Minggu sore, 11 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas permintaan warga di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan perkebunan tersebut.

Pembuatan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat menuju kebun, sekaligus mendukung upaya penanganan kebakaran yang masih menjadi kekhawatiran warga.

Ismail Tari, yang akrab disapa Om Lele, selaku Eksternal PT BMI, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen membantu masyarakat dengan membuka akses jalan agar perjalanan menuju perkebunan menjadi lebih mudah.

Kepada awak media Tajuksatu.id, Ismail mengatakan pekerjaan mulai dilakukan pada Minggu sore. Namun, hingga menjelang malam, panjang jalan yang berhasil dikerjakan baru sekitar 150 meter.

“Pekerjaan baru sekitar 150 meter karena hari sudah menjelang malam dan jarak pandang mulai terbatas. Karena itu, pekerjaan akan kami lanjutkan besok,” jelasnya.

Terkait target penyelesaian, Ismail mengatakan PT BMI tidak menetapkan batas waktu tertentu. Menurutnya, yang menjadi komitmen perusahaan adalah menyelesaikan pekerjaan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Kami tidak menargetkan berapa lama pekerjaan ini selesai. Yang jelas, kami berkomitmen untuk bekerja sampai selesai,” ujarnya.

Di tengah situasi karhutla yang melanda kawasan perkebunan, akses jalan tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Jalan yang lebih mudah dilalui diharapkan dapat membantu warga menjangkau kebun dan mendukung pergerakan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Baca juga  Sepi Teror di Pohuwato, Oknum Densus 88 Diduga Nyambi Main PETI Desa Balayo

Ismail juga mengungkapkan bahwa PT BMI telah membentuk satuan tugas (Satgas) penanggulangan bencana kebakaran. Dirinya ditunjuk oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) sebagai salah satu anggota satgas tersebut.

Baca juga  Dugaan Pungli di RS Toto Kabila, Pasien ERACS Dipaksa Bayar 1,7 Juta Rupiah

Pembukaan jalan ini juga tidak terlepas dari dukungan para pemilik kebun. Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran bahwa jalur yang akan dibuka berpotensi mengenai sejumlah pohon tanaman milik warga.

Namun, melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, pihak kebun akhirnya memberikan izin serta dukungan demi kepentingan bersama.

Baca juga  DPD IMM Gorontalo Ultimatum Kapolda: Jangan Hanya Menunggu Masa Pensiun di Sini

Dukungan tersebut menunjukkan bahwa dalam menghadapi bencana, kepentingan bersama perlu ditempatkan di atas kepentingan masing-masing. Terlebih, perkebunan cengkeh merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat yang terdampak kebakaran.

Di tengah ancaman karhutla yang belum sepenuhnya tertangani, kerja sama antara perusahaan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya menghadapi bencana. Bukan hanya soal membuka jalan, tetapi juga memastikan warga memiliki akses yang lebih baik untuk menjangkau wilayah perkebunan mereka.

Dengan pekerjaan yang akan dilanjutkan pada hari berikutnya, masyarakat berharap akses tersebut dapat segera rampung dan membantu memperlancar aktivitas warga di kawasan perkebunan cengkeh Tikong, Nunu, dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *