TAJUKSATU.ID, Taliabu Utara –Warga Desa Tikong dan Desa Nunu, Kecamatan Taliabu Utara, menyampaikan terima kasih kepada PT Bintani Mega Indah (BMI) sebagai salah satu perusahaan pertambangan biji besi yang beroperasi di pulau Taliabu, atas bantuan alat berat jenis dozer yang membuka akses jalan menuju perkebunan cengkih di kawasan yang dikenal warga sebagai Rumah Empat.
Pekerjaan pembukaan jalan tersebut dimaksudkan untuk mencegah laju penyebaran api kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) yang berlangsung pada Senin hingga Selasa, 19–20 Oktober 2026.
Akses ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan relawan dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan perkebunan masyarakat.
Mulyadi, warga Desa Tikong, menyampaikan apresiasi kepada PT BMI atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, pembukaan akses jalan sangat membantu masyarakat, terutama ketika harus menjangkau lokasi kebakaran yang sulit dilalui.
“ Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar jalur menuju kebun. Di tengah ancaman karhutla, akses yang lebih mudah dapat membantu mempercepat pergerakan warga dan relawan menuju titik api, membuat sekat sekaligus mendukung upaya penyelamatan tanaman cengkih yang menjadi sumber penghidupan masyarakat”, tuturnya, Selasa (20/10/2026).
Hal senada disampaikan Hamrin, warga Desa Nunu. Ia mengapresiasi perusahaan yang telah membantu membuka akses di tengah situasi kebakaran yang mengancam perkebunan milik masyarakat.
Peristiwa ini memperlihatkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak kata Hamrin. Pemerintah, perusahaan, masyarakat, dan relawan memiliki peran masing-masing dalam menghadapi kebakaran yang berdampak langsung pada kehidupan warga.
“Bantuan dozer dari PT BMI menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan. Warga berharap akses jalan yang telah dibuka dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan Karhutla”, imbuhnya.












