Tajuk1.id, – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio mengusulkan agar DPR RI membuka ruang resmi bagi para purnawirawan menyampaikan aspirasi mereka. Langkah ini dinilainya penting untuk meredam spekulasi publik terkait delapan tuntutan yang mencuat.
“Kalau DPR menerima secara formal, mereka biasanya keluarkan rekomendasi atau jawaban. Ini bisa menutup isu agar tidak berkembang liar,” ujar Hendri dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Mei 2025.
Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam tuntutan tersebut adalah permintaan agar DPR mempertimbangkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hendri menekankan bahwa kini giliran parlemen memberi respons konkret.
“Untuk memberikan respons formal dan ruang bagi purnawirawan TNI jika diperlukan,” tambahnya.
Hendri juga mengingatkan bahwa wacana pemakzulan tidak bisa diproses secara sederhana. Mekanismenya diatur ketat dalam konstitusi dan hanya bisa dilakukan jika ada pelanggaran berat.
“Ini ranah legislatif, jalannya panjang dan berliku. Yang penting, aspirasi ini sudah disampaikan dan diterima. Isunya tidak lagi liar,” ujar dia.












