Berita

KA Rajabasa dan KA Kualastabas Tulang Punggung Angkutan Penumpang KAI Divre IV Tanjung Karang

×

KA Rajabasa dan KA Kualastabas Tulang Punggung Angkutan Penumpang KAI Divre IV Tanjung Karang

Sebarkan artikel ini

Layanan kereta api KA Rajabasa dan KA Kualastabas menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Divisi Regional IV Tanjung Karang pada periode 18–24 Desember 2025. Kedua layanan tersebut berkontribusi besar terhadap peningkatan volume penumpang KAI menjelang libur akhir tahun.

Pada periode tersebut, total volume penumpang KAI Divre IV Tanjung Karang mencapai 29.794 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebanyak 26.114 penumpang, atau naik sebesar 14,09 persen.

Baca juga  Menjelang Libur Nataru 2025/2026, 37.620 Tiket Kereta Api di Divre III Palembang Telah Terjual

KA Rajabasa melayani satu kali perjalanan pulang pergi (PP) relasi Tanjung Karang–Kertapati, sementara KA Kualastabas melayani dua kali perjalanan pulang pergi (PP) relasi Tanjung Karang–Baturaja. Kedua kereta ini menjadi favorit masyarakat karena menjangkau wilayah strategis dengan waktu tempuh yang efisien dan tarif yang terjangkau.

Baca juga  KAI Daop 1 Jakarta Ajak Pelanggan Manfaatkan Face Recognition Gate untuk Boarding Lebih Cepat, Praktis, dan Ramah Lingkungan

“Kehadiran KA Rajabasa dan KA Kualastabas sangat membantu mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan keluarga, kunjungan sosial, maupun keperluan lainnya selama libur akhir tahun,” kata Kepala PT KAI (Persero) Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany.

Ramdany menambahkan, KAI terus berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan seiring dengan meningkatnya volume penumpang.

Baca juga  Gelombang Pemulihan Pasar Aset Kripto Masih Terus Berlanjut atau Malah Kembali Terkoreksi?

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga ketertiban demi kelancaran bersama,” tambahnya.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, operasional kereta api juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya serta mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.