Provinsi Gorontalo

Pemprov Gorontalo Bantah Salurkan Bantuan Tanpa Koordinasi, Ini Klarifikasinya

×

Pemprov Gorontalo Bantah Salurkan Bantuan Tanpa Koordinasi, Ini Klarifikasinya

Sebarkan artikel ini

Tajuk1.id, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo buka suara terkait pernyataan Wali Kota Gorontalo yang menyoroti penyaluran bantuan tanpa pemberitahuan.

Klarifikasi disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone.

Sagita menegaskan bahwa Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) ditujukan kepada warga dari kelompok ekonomi rendah di seluruh wilayah provinsi.

Program ini menyasar masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan sebagian desil 2 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaannya selalu melakukan koordinasi yang intens khususnya dengan aparat di tingkat desa maupun kelurahan dan selalu menyampaikan pemberitahuan kepada Bupati dan Walikota,” jelas Sagita Wartabone.

Ia menjelaskan, sejak proses awal, daftar nama calon penerima telah disampaikan ke pemerintah desa dan kelurahan. Verifikasi selanjutnya dilakukan melalui musyawarah lokal untuk menentukan prioritas penerima bantuan.

“Mengingat tidak semua dalam daftar tersebut bisa ter-cover karena harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Prosesnya sudah dimulai sejak akhir tahun lalu,” sambung Sagita.

Sagita juga menyinggung bahwa meski anggaran mengalami penyesuaian, bantuan tetap dijalankan karena dinilai penting oleh pimpinan daerah.

“Alhamdulillah meskipun mengalami efisiensi anggaran, namun dengan kebijakan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur serta para Aleg di Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa kegiatan ini harus tetap ada karena masih banyak masyarakat desil 1 dan desil 2 yang sangat membutuhkan bantuan ini,” tegasnya.

Tak hanya BLP3G, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan modal untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan bantuan usaha bagi Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), guna memperkuat ekonomi masyarakat kecil.

Menanggapi isu koordinasi yang dipersoalkan Wali Kota, Sagita menyebutkan bahwa surat pemberitahuan memang telah dikirimkan, meskipun waktunya berdekatan dengan jadwal kegiatan.

“Memang suratnya kemalaman karena kami masih menunggu kepastian pelaksanaan Pelantikan Bupati Gorontalo Utara, jangan sampai berbenturan dengan jadwal BLP3G pada hari Jumat mengingat Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur akan hadir pada kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Untuk menghindari keterlambatan informasi, pemberitahuan juga disampaikan kepada Sekda Kota dan Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan BLP3G hari ini di Kota Gorontalo tetap berjalan lancar. Kami tetap berterima kasih kepada Pemerintah Kota, Kecamatan dan Kelurahan karena tetap meminjamkan fasilitasnya untuk pelaksanaan kegiatan hari ini termasuk kehadiran masyarakat penerima manfaat,” kata Sagita.

Pemprov Gorontalo berharap pelaksanaan bantuan ini tidak menimbulkan polemik karena bertujuan murni membantu masyarakat.

Saat ini, penyaluran telah rampung di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Bone Bolango, serta sebagian Gorontalo Utara. Selanjutnya, bantuan akan menyasar Boalemo dan Pohuwato.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *