Tajuk1.id, Kota Gorontalo – Sebanyak 29 unit meteran air milik Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo dilaporkan hilang akibat pencurian yang dilakukan oleh orang tak dikenal.
Kejadian ini terjadi sejak Januari 2025 dan telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Gorontalo Kota pada Sabtu, 5 April 2025.
Pencurian tersebut menyebabkan gangguan signifikan pada pendistribusian air dan sistem penagihan, merugikan baik perusahaan maupun pelanggan.
Kuasa hukum Perumda Muara Tirta, Rio Anwar Pala, menegaskan bahwa kejadian ini bukan hanya masalah operasional, melainkan sudah memasuki ranah pidana.
“Kami sudah melaporkan masalah ini ke Polresta Gorontalo untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Ini bukan lagi sekadar gangguan operasional, tapi sudah masuk ranah pidana,” ujar Rio dengan tegas.
Meteran air yang hilang merupakan bagian penting dalam sistem pencatatan penggunaan air oleh pelanggan.
Tanpa meteran yang sah, perhitungan konsumsi air menjadi tidak akurat, mengganggu penagihan, dan berpotensi menambah kerugian finansial bagi Perumda Muara Tirta.
Rio menambahkan bahwa tindakan pencurian ini sangat meresahkan, baik bagi masyarakat maupun pelanggan, yang kini harus lebih waspada terhadap keselamatan fasilitas tersebut.
“Kami akan terus memantau dan mengawasi. Siapa pun yang terbukti melakukan pencurian ini harus bertanggung jawab. Kami tidak akan toleransi terhadap tindakan merugikan seperti ini,” ungkapnya.
Sebagai langkah preventif, Rio juga mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga fasilitas meteran air di rumah masing-masing.
Ia meminta pelanggan yang masih memiliki meteran air untuk mengawasi keberadaannya dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar rumah mereka.
“Kami berharap dan mengimbau kepada semua masyarakat pelanggan, untuk terus waspada terhadap aksi pencurian meteran air ini. Jika ada aktivitas mencurigakan, segera melapor,” tegasnya.
Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo kini berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan memberikan efek jera, agar tindakan serupa tidak terulang di masa depan.












