Tajuk1.id, – Isi rekaman percakapan antara Mahmudin dan Sahrudin mengungkap tudingan mengejutkan. Sahrudin menyebut ada beberapa oknum wartawan yang diduga memusuhi dirinya karena belum mendapat bagian dari aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.
Dalam percakapan tersebut, Mahmudin menanyakan soal kabar yang beredar di media. Disebutkan bahwa dirinya meminta uang sebesar Rp15 juta untuk meredam aksi yang dilakukan oleh aktivis lingkungan Fadli dan kawan-kawan. Namun, Sahrudin langsung membantah tudingan itu.
“Sahrudin ada kita bilang pa ngana dorang sürüh kase 15 juta ? (Mahmudin), tidak ada media tiali kan dorang kase bakalae,”ucap Sahrudin dalam rekaman telepon tersebut. Minggu (04/05)
Sahrudin menyebut informasi itu hanyalah fitnah dan bentuk adu domba dari media yang tidak bertanggung jawab.
Tak berhenti di situ, Sahrudin juga mengungkap bahwa beberapa wartawan menyerangnya karena belum menerima “jatah” dari aktivitas ilegal berupa pengrusakan kawasan cagar alam yang dilakukan dengan dalih perbaikan tambak menggunakan alat berat.
“Dorang ti om Muja, Nandar, Dahlan ba lawan olemu, karna bulum dapa apa-apa,” ujar Sahrudin dalam sambungan telepon dengan Mahmudin. Nama-nama yang disebutnya dikenal sebagai wartawan senior di Gorontalo.
Sebelumnya, Sahrudin juga telah angkat bicara menanggapi tuduhan yang menyebut dirinya sebagai dalang perusakan lingkungan dan menyebut sejumlah nama yang terlibat.












