Tajuk1.id, Bone Bolango – Janji Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memperbaiki jembatan gantung penghubung tiga desa di Kecamatan Pinogu hingga kini belum kunjung direalisasikan. Padahal, kerusakan jembatan yang menghubungkan Desa Tulabolo, Tulabolo Barat dan Tulabolo Timur itu sudah lama menjadi keluhan masyarakat.
“Sampai sekarang, tidak ada tanda-tanda perbaikan. Padahal mereka sudah janji akan menganggarkan dan memprioritaskan ini,” ungkap aktivs, Novan Lahmudin kepada wartawan, Kamis (8/5).

Jembatan ini menjadi akses vital bagi aktivitas harian warga, termasuk anak sekolah, petani, hingga pedagang kecil yang harus melintasi sungai untuk menjual hasil panen ke pasar kecamatan.
Namun, kondisi jembatan kini sangat memprihatinkan kabel pengikat kendur, lantai telah kropos di makan usia, pagar disisi kanan kiri telah patah dan rusaksebagian, dan tanpa penerangan pada malam hari.
“Setiap hari kami bertaruh nyawa melintasi jembatan itu. pemerintah provinsi hanya menggantung harapan masyarakat,” lanjut Novan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo sebelumnya telah mengunjungi lokasi dan menjanjikan anggaran perbaikan dalam waktu dekat. Namun, hingga memasuki pertengahan 2025, belum ada satu pun alat berat atau pekerja yang terlihat di lokasi.
Kondisi ini menjadi potret buram dari janji pembangunan yang tidak menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa. Warga berharap pemerintah tidak hanya sekadar datang dengan rencana, tetapi hadir dengan tindakan nyata.
“Kalau jembatan ini rusak total dan menelan korban, baru bertindak? Jangan sampai rakyat selalu dijadikan alat politik lima tahunan,” tutup Novan dengan nada kecewa.












