Tajuk1.id, Kota Gorontalo – Setelah viral karena enggan menemui wartawan untuk diawancarai, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Otanaha, dr. Grace Tumewu, memberikan klarifikasi. Rabu (11/06/25)
Grace mengatakan dirinya tertidur di mushola ketika wartawan Tajuk1.id berkunjung ke rumah sakit tersebut pada Selasa (10/6/25) siang, untuk wawancara atas dugaan kasus yang menyeret RSU Otanaha yang dipimpinnya.
“Saya menghormati sepenuhnya kehadiran rekan-rekan media sebagai bagian dari pilar demokrasi dan kontrol sosial. Namun, saya perlu meluruskan bahwa pada saat itu saya tertidur sejenak di mushola rumah sakit,”Ucapanya.
Grace megemukakan bukan karena menghindari wawancara, melainkan karena kelelahan setelah menjalani serangkaian kegiatan pelayanan serta koordinasi internal yang cukup padat sejak pagi. Rabu (11/6/25).
Ia menambahkan bahwa mushola kerap menjadi ruang singgah pribadi untuk menenangkan diri di tengah tekanan pekerjaan.
“Saya memohon pengertian. Tidak ada niat sedikit pun untuk mengabaikan permintaan wawancara dari rekan media. Situasi tersebut murni kelelahan manusiawi, bukan bentuk penghindaran atas kasus yang tengah berjalan,” imbuhnya.
Ketika ditanya terkait perkembangan proses penyelidikan dugaan penyimpangan tiga item proyek fasilitas kesehatan yang menyeret RSU Otanaha dalam perhatian penyidik Polres Gorontalo Kota, Grace menyatakan belum dapat memberikan pernyataan lebih jauh.
“Saat ini kami memilih untuk menunggu dan menghormati proses yang sedang berjalan di kepolisian. Prinsip kehati-hatian dan penghormatan terhadap kewenangan penyidik menjadi prioritas kami. Untuk itu, kami akan merujuk pada pernyataan resmi dari Polres Gorontalo Kota sebagai rujukan utama publik,” Imbuhnya.
RSU Otanaha, lanjut Grace, tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengganggu jalannya proses hukum yang tengah berlangsung.












