TAJUK1.ID, KOTA GORONTALO – Nama Ekwan Ahmad kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena manuver politik atau baliho nyentrik dengan payung viralnya, melainkan gebrakan barunya di sektor pariwisata lokal yang langsung mengundang decak kagum.
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo ini memperkenalkan konsep wisata berkeliling kota menggunakan mobil listrik dan sepeda tematik. Dibuka sejak 18 Juni 2025, ide ini langsung disambut antusias warga Kota Gorontalo.

Antrian pengunjung terlihat mengular sejak hari pertama. Rute wisata yang melintasi Jalan Nani Wartabone hingga Bundaran Saronde dipenuhi tawa dan keceriaan dari para peserta yang penasaran mencoba moda wisata bebas polusi ini.
Menariknya, tarif yang ditawarkan sangat terjangkau. Untuk menikmati suasana kota sambil mengayuh, tersedia 4 sepeda besar dan 4 sepeda kecil seharga Rp30.000 per jam. Sementara bagi yang ingin menjajal sensasi mobil listrik, cukup merogoh kocek Rp150.000 per perjalanan.
“Baru pemanasan! Karena melihat antusias masyarakat, saya akan tambah armada lagi. Gorontalo harus punya wajah baru dalam pariwisata,” kata Ekwan dengan penuh semangat.
Sosok yang sebelumnya viral karena wahana pemandian berisi buaya ini kembali membuktikan dirinya sebagai figur dengan ide-ide unik yang tidak biasa. Kini, ia tampil sebagai pelopor wisata ramah lingkungan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi lokal.
“Dari buaya ke baterai,” kelakar sebagian warga yang mengenal rekam jejak Ekwan. Meski terdengar nyeleneh, langkah ini dinilai sebagai inovasi berani yang membawa nuansa baru dalam wajah pariwisata Gorontalo.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati kota dengan cara berbeda lebih estetik, menyenangkan, dan tentunya bebas polusi wisata ini bisa jadi pilihan menarik. Tapi, bagi yang masih ragu untuk mencoba, satu peringatan berlaku: jangan sampai menyesal jadi yang terakhir mencicipi pengalaman unik ini.












