TAJUK1.ID – Jajaran Kepolisian Republik Indonesia kembali mengalami perombakan besar. Kali ini, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo resmi dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Widodo, menyusul mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap puluhan perwira.
Sebelum dipercaya memegang tongkat komando di Gorontalo, Irjen Widodo mengemban tugas sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri yang diperbantukan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kini, ia menggantikan posisi Irjen Pol Eko Wahyu Prasetyo sebagai Kapolda Gorontalo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran struktural yang menyasar 61 perwira tinggi dan menengah di lingkungan Polri.
“Secara keseluruhan terdapat 61 personel yang dimutasi, dengan rincian 34 personel promosi/flat, 4 personel penugasan khusus (Gassus), dan 23 personel pensiun,” kata Sandi Nugroho, Selasa (5/8/2025) dilansir Kompas.com.
Selain Gorontalo, reposisi juga terjadi di sejumlah jabatan penting, baik di Mabes Polri maupun di wilayah. Beberapa posisi strategis yang turut berganti antara lain Wakapolri yang kini dijabat Komjen Dedi Prasetyo, Komjen Syahardiantono sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, dan Komjen Akhmad Wiyagus sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam).
Mutasi ini diyakini sebagai bagian dari strategi pembaruan internal Polri untuk memaksimalkan potensi personel, sekaligus merespons kebutuhan keamanan dan pelayanan masyarakat di berbagai daerah.
Dengan pelantikannya sebagai Kapolda Gorontalo, Irjen Widodo diharapkan mampu membawa kesinambungan kepemimpinan serta menjawab berbagai tantangan keamanan yang ada di wilayah tersebut.












