Lingkungan

Mahasiswa Geruduk Polda Gorontalo, Desak Penutupan Tambang Ilegal dan Usut “Tim Joker”

×

Mahasiswa Geruduk Polda Gorontalo, Desak Penutupan Tambang Ilegal dan Usut “Tim Joker”

Sebarkan artikel ini
oppo_2

Tajuk1.id, – Gorontalo memanas. Puluhan mahasiswa dari Aliansi Pemuda dan Rakyat Gorontalo Peduli Lingkungan (APGPL) melakukan aksi protes di depan Polda Gorontalo, Rabu (4/6/25).

Mereka menyerukan langkah tegas terhadap tambang ilegal yang kian tak terkendali dan mendesak pengusutan kelompok pungli yang dikenal sebagai “Tim Joker”.

Aksi ini menyoroti lemahnya penegakan hukum terhadap penggunaan alat berat di lokasi tambang tanpa izin. Para demonstran menilai penindakan selama ini cenderung tidak adil dan terkesan tebang pilih.

“Kami tidak melarang pertambangan rakyat, selama tidak menggunakan alat berat di lokasi tanpa izin. Penggunaan alat berat di lokasi tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau Izin Pertambangan Rakyat (IPR) jelas ilegal berdasarkan undang-undang,” tegas Arya Sahrain, juru bicara APGPL.

Selain masalah alat berat, massa juga menuding adanya praktik pungli sistematis yang dilakukan “Tim Joker”. Kelompok ini diduga meminta setoran hingga Rp30 juta per unit alat berat setiap bulan agar bisa terus beroperasi di wilayah tambang ilegal.

“Informasi yang kami peroleh dari lapangan menunjukkan adanya praktik pungli yang sistematis oleh ‘Tim Joker’. Kami meminta Kapolda untuk segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku,” lanjutnya.

Mereka juga menuntut Kapolda Gorontalo turun langsung mengatasi menjamurnya tambang ilegal di wilayah seperti Boalemo, Gorontalo Utara, hingga Pohuwato. Tindakan nyata dinilai mendesak demi mengembalikan keadilan dan supremasi hukum.

Tidak hanya itu, mahasiswa turut menyoroti konflik lahan antara warga dan perusahaan tambang. Mereka mendesak aparat penegak hukum membantu menyelesaikan sengketa yang menjerat hak masyarakat atas tanah mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *